STIKES Hutama Abdi Husada Tulungagung kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kompetensi mahasiswa melalui penyelenggaraan Kuliah Pakar Keperawatan yang berlangsung pada Kamis, 16 Juli 2026, bertempat di Aula STIKES Hutama Abdi Husada Tulungagung. Kegiatan akademik ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Sarjana Keperawatan dan Diploma Tiga Keperawatan dengan penuh antusias sebagai bagian dari upaya memperkaya wawasan ilmiah sekaligus memperkuat kesiapan menghadapi tantangan di dunia pelayanan kesehatan.

Mengangkat tema “Golden Hour pada Sepsis: Tindakan Cepat Menyelamatkan Nyawa”, kuliah pakar menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidang keperawatan kritis, yaitu Roshy Damayanti, S.Kep., Ns., M.Kep. Materi yang disampaikan memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya mengenali tanda dan gejala sepsis sejak dini serta langkah penanganan yang harus dilakukan pada periode golden hour untuk meningkatkan peluang keselamatan pasien.

Acara dibuka oleh perwakilan pimpinan STIKES Hutama Abdi Husada Tulungagung yang menyampaikan pentingnya kegiatan ilmiah sebagai sarana pengembangan kompetensi mahasiswa. Dalam sambutannya disampaikan bahwa tenaga kesehatan dituntut tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, mengambil keputusan secara cepat, serta mampu memberikan pelayanan yang tepat berdasarkan perkembangan ilmu pengetahuan dan praktik berbasis bukti.

Selama sesi pemaparan materi, narasumber menjelaskan bahwa sepsis merupakan kondisi kegawatdaruratan medis yang memerlukan penanganan segera. Mahasiswa diajak memahami konsep deteksi dini, identifikasi faktor risiko, interpretasi kondisi klinis pasien, hingga penerapan tata laksana awal yang sesuai dengan standar pelayanan kesehatan. Penjelasan disampaikan secara sistematis disertai berbagai contoh kasus sehingga peserta dapat menghubungkan teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan kondisi nyata di lapangan.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Mahasiswa aktif mengikuti jalannya kuliah dengan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai penanganan pasien sepsis, prioritas tindakan keperawatan, hingga pengalaman klinis yang pernah ditemui selama praktik. Diskusi yang berlangsung memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperdalam pemahaman sekaligus memperoleh perspektif langsung dari narasumber yang memiliki pengalaman di bidangnya.

Selain meningkatkan wawasan akademik, kegiatan ini juga menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan kemampuan profesional, komunikasi, dan pengambilan keputusan klinis. Kompetensi tersebut merupakan bekal penting bagi calon perawat dalam memberikan pelayanan yang aman, cepat, dan berkualitas kepada masyarakat.

Melalui penyelenggaraan kuliah pakar secara berkelanjutan, STIKES Hutama Abdi Husada Tulungagung terus berupaya menciptakan lingkungan pembelajaran yang dinamis dan relevan dengan perkembangan dunia kesehatan. Kehadiran praktisi dan akademisi sebagai narasumber diharapkan mampu memperluas wawasan mahasiswa sekaligus membangun budaya belajar sepanjang hayat.

Kegiatan Kuliah Pakar Keperawatan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen STIKES Hutama Abdi Husada Tulungagung dalam menghasilkan lulusan yang unggul, kompeten, beretika, dan siap memberikan kontribusi terbaik bagi pelayanan kesehatan di Indonesia. Diharapkan ilmu yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan dalam praktik klinik maupun dunia kerja sehingga mahasiswa mampu menjadi tenaga keperawatan profesional yang responsif terhadap kondisi kegawatdaruratan dan senantiasa mengutamakan keselamatan pasien.

← Sebelumnya Pembukaan Praktik Keperawatan Gerontik Mahasiswa Semester 6 STIKES Hutama Abdi Husada Tulungagung